Wednesday, December 14, 2011

SIAPAKAH YANG DAPAT TERTULAR HIV/AIDS


@ Siapakah yang dapat tertular AIDS?
AIDS biasanya diderita oleh kaum gay atau biseksual di Eropa dan Amerika Utara. Hampir tiga per empat orang yang menderita AIDS di Amerika adalah kaum gay ini. Tetapi ini tidak berarti bahwa AIDS adalah penyakit gay. Hal ini merupakan anggapan yang salah. Siapapun dapat tertular HIV/AIDS: janin, bayi, anak-anak, remaja, laki-laki, perempuan, orang tua, anak sekolah, sarjana, karyawan, tokoh agama, pejabat pemerintah, heteroseksual atau homoseksual. HIV/AIDS tidak mengenal suku, agama, ras, usia dan jenis kelamin.
Kelompok terbesar yang lain adalah para pengguna obat bius yang memakai jarum suntik yang sama atau alat-alat lain untuk mencampur dan menyuntikkan obat bius ini. Ketika para pengguna obat bitus ini memakai jarum suntik yang sama, darah dari satu pemakai dapat masuk ke tubuh orang yang lain, jika orang yang pertama membawa virus ini maka virus ini dapat ditularkan pada yang kedua. “Mengatur aliran darah”-mengalirkan darah masuk dan keluar dari suatu alat yang mereka pakai agar obat bius tidak tertinggal-dapat mempertinggi risiko penularan.
Kebanyakan pemakai obat bius HIV sudah tertular virus. Misalnya di kota New York diperkirakan bahwa lebih dari setengah pemakai obat bius ini tertular HIV. Walaupun kebanyakan kasus AIDS yang berhubungan dengan obat bius ini terdapat di New York dan New Jersey, penyakit ini menyebar sangat cepat diantara para pemakai obat bius IV di seluruh Amerika. Beberapa tahun kemudian kita dapat melihat banyak lagi kasus AIDS diantara para pemakai obat bius ini.
Karena HIV dapat ditemukan dalam air mani, para perempuan yang menggunakan inseminasi buatan (A.I.D : Artificial Insemination By Donor) untuk dapat hamil juga berisiko tertular. Mereka dapat tertular HIV jika air mani dari pendonor yang terinfeksi itu digunakan. Hal ini juga akan membahayakan bayinya. Bayi dapoat tertular HIV ketika masih dalam kandungan, atau mungkin pada saat kelahiran jika ibunya telah terinfeksi.
Perempuan yang mengambil sperma dari bank sperma juga mempunyai resiko untuk tertular. Sebagian besar bank sperma di Amerika secara rutin menguji pendonor dengan uji antibody terhadap HIV. Para perempuan yang mempunyai rencana untuk inseminasi diri beresiko tertular jika mereka tidak melakukan tes terhadap air mani donor sebelumnya.
Sangat jarang sekali laki-laki dan perempuan yang tidak termasuk dalam kelompok-kelompok ini yang terinfeksi virus yang akan membuat mereka mengidap penyakit AIDS. Tetapi orang yang gaya hidupnya memungkinkan penularan HIV, akan beresiko tertular.

Reactions:

0 comments:

Post a Comment